Read News

AGretail dan Raja Pisang Cavendish

AGretail dan Raja Pisang Cavendish

Raja Pisang Itu Bernama Cavendish

Buah pisang adalah buah yang mudah kita dapatkan dimana mana, di Indonesia sendiri kaya akan jenis buah yang memiliki nama latin Musaceae. Nama nama pisang yang popular di Indonesia diantaranya adalah Pisang Ambon, Pisang Susu, Pisang Raja dll. Buah pisang yg bisa tumbuh dan panen sepanjang tahun merupakan kelebihan tersendiri sehingga buah ini selalu tersedia di pasar. Ibarat kata buah pisang merupakan buah rakyat dengan harga yang terjangkau dan bisa dimakan langsung ataupun dimasak menjadi berbagai aneka macam kudapan seperti kolak, pisang goreng, kripik pisang dll. Namun beberapa tahun terakhir muncul jenis pisang dengan nama Cavendish yang sangat digemari masyarakat karena tampilanya yang lebih cantik dan rasa yang enak dimana bibit asalnya didapat dari amerika latin. Ibarat kata kehadiran pisang Cavendish ini seakan merubah derajat pisang yang semula dianggap buah pasaran dan murah naik kelas menjadi buah yang berkelas. Tentu harga dan segmen pasar pisang jenis ini juga ikut bergeser menjadi konsumsi kelas middle up. Dominasi pisang Cavendish selama ini dikuasai oleh pemain pasar pabrikan besar yang menguasai market share pisang Cavendish di Indonesia.

Melihat peluang tersebut  Agretail mencoba melakukan penjajakan dengan para petani lokal salah satunya berada di dusun Tritih rejo, Desa Tumpang Kecamatan Talun Blitar yang letaknya kira – kira 115KM arah selatan dari Surabaya. Desa ini awalnya terkenal sebagai salah satu sentra peternakan ayam dan kambing yang cukup besar di Jatim. Namun 1tahun kebelakang bermula ide dari warga desa  Bapak Ibnu Akil yang melihat banyak lahan tidur yang ditumbuhi alang2 di desanya maka beliau tergerak untuk melakukan budi daya pisang Cavendish ini, setelah mendapatkan pelatihan dan bibit kultur di Bogor, maka mulailah dikembangkan budidaya pisang Cavendish yang juga mendapat support penuh dari sang Kades yaitu Bapak Agus Salim yang ternyata juga sangat konsern dengan pertanian di desanya. Singkat cerita untuk menunjang budidaya pisang Cavendish tersebut baik itu mulai pembibitan, pemeliharaan dan pemasaran maka didukung oleh BUMDES Selo Angon Makmur.Untuk tahap awal jumlah bibit pisang yang ditanam kurang lebih sebanyak 15ribu pohon yg membutuhkan lahan 60ha dan tersebar di seluruh desa.Dari lahan dan tanaman seluas itu maka saat ini bisa menghasilkan sekitar 15ton/minggu untuk sekali panen. 

Beberapa kendala yang sempat terucap dari warga desa adalah mengenai pembibitan dimana untuk pengadaan alat pembibitanya yang relatif mahal dan juga untuk mesin pemrosesan buah yang juga mahal. Selain itu untuk pemasaran juga masih mencakup wilayah Blitar dan sekitarnya dan tertuju ke pasar pasar tradisional dan belum menjangkau pasar modern semacam supermarket misalnya. Untuk itu Agretail siap mensupport dan mendukung para petani desa untuk terus budidaya tanaman pisang Cavendish melalui kemitraan yang saling menguntungkan. Sebagai langkah awal mencoba memBranding produk tersebut untuk bisa dipasarkan ke wilayah yang lebih jauh lagi dan juga masuk ke pasar pasar semi modern dan modern. Sehingga kedepan harapanya bukan hanya derajat pisang yang terangkat tetapi juga derajat ekonomi petani yang juga ikut terangkat…semoga….


Penulis. Afit Purbo P

Share this Post: